Pada era milenial ini banyak sekali perilaku yang tidak didasarkan dengan akhlak, salah satunya adalah perkelahian massal, pelecehan seksual, bullying dan masih banyak lagi, hal itu tentunya bukanlah sesuatu yang baik bagi kita semua, oleh karena itu pendidikan akhlak sangat penting diajarkan sedini mungkin, agar kelak menjadi manusia yang memiliki perilaku terpuji. Akhlak berasal dari bahasa Arab dari kata khuluk yang berarti tingkah laku, tabiat atau peragai. Secara istilah, akhlak yaitu sifat yang dimiliki seseorang, telah melakat dan biasanya akan tercermin dari perilaku orang tersebut.
Dengan adanya akhlak menjadikan manusia sebagai makhluk yang lebih tinggi derajatnya, dan membedakannya dari makhluk-makhluk yang lainnya. Akhlak menjadi suatu hal yang harus dimiliki oleh setiap umat manusia sebagai pedoman hidupnya dan mendekatkan diri dengan Sang Pencipta .
Sedangkan pelajaran akhlak sangat dibutuhkan agar dapat mengetahui perbedaan-perbedaan perangai manusia yang baik dan buruk. Maka dari itu sekarang sekolah-sekolah sudah menerapkan periku akhlak karena akhlak sangat penting untuk pedoman kehidupan.
Perilaku tidak terpuji sangat melekat pada sifat syaiton, syaiton senang sekali menggoda manusia agar melakukan hal yang menyimpang seperti dijelaskan dalam Q.S Al-A’râf:16-17 yang artinya:
“Iblis menjawab, ‘Karena Engkau telah menghukumku tersesat, maka saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan-Mu yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.”
Dalam ayat tersebut dapat terlihat jelas bahwa iblis akan selalu menghalangi manusia untuk berbuat benar. Agar dapat terkhindar dari godaan syaiton kita harus senantiasa mempertebal keimanan. Karena sejatinya ajaran islam adalah untuk menghindari perbuatan yang tercela. Pendidikan agama islam sangat berpengaruh bagi karakter seseorang, jika seseorang berbuat sesuatu dengan dilandaskan pengetahuan islam maka seseorang tersebut akan senantiasa terhindar dari perilaku yang menyimpang.
Pada zaman dahulu akhlak sudah diajarkan oleh para nabi, salah satunya adalah nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW banyak mengajarkan pendidikan akhlak agar manusia selalu dihindarkan dari perilaku tercela , akhlak yang diajarkan nabi Muhammad SAW diantaranya adalah amanah, dapat dipercaya, dapat bersosialisasi dan berkomunikasi antar umat manusia, membantu sesama manusia dalam kebaikan, memuliakan seorang tamu, menghindari pertengkaran, memahami nilai dan norma, menjaga keseimbangan ekosistem, serta bermusyawarah.
Pada saat ini banyak sekali ditemui orang yang kurang bermoral padahal di era sekarang seharusnya manusia lebih pintar dalam bertindak, banyak sekali sumber-sumber ilmu pengetahuan islam yang bisa dijumpai, namun seseorang juga harus hati-hati agar tidak terjerumus dalam ajaran yang salah. Kita tidak hanya bisa mempelajari ilmu akhlak di sekolah saja, tetapi bisa juga melalui internet melalui sumber-sumber yang terpercaya.
Dengan berakhlak maka manusia dapat menjadi mukmin yang baik, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Kaum Mu’minin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya” (HR. Tirmidzi no. 1162, ia berkata: “hasan shahih”).
Manfaat lainnya yang diperoleh adalah dapat melaksanakan perintah Allah, dapat mendapatkan kemudahan dalam kesusahan, disukai Allah SWT, termasuk orang yang beruntung, mendapat pahala dan masih banyak lagi. Maka dari itu akhlak tidak hanya menjadi pedoman dalam berperilaku tetapi juga bisa menjadi keuntungan bagi diri kita sendiri.
Perilaku berakhlak dapat berasal dari aliran nativisme yaitu aliran yang ditentukan oleh faktor sejak lahir, selain itu bisa juga datang dari empirisme yaitu pembentukan diri seseorang adalah faktor luar, yaitu lingkungan sosial, termasuk pembinaan dan pendidikan yang diberikan, bisa juga dari aliran Konvergensier yaitu dari faktor internal
Dengan perilaku berakhlak kita tidak hanya disukai Allah SWT tetapi juga sesama manusia, karena jika orang tersebut berakhlak maka orang tersebut tahu bagaimana cara menjaga batasan ketika bersama dengan orang lain. Maka dari itu perilaku berakhlak sangat membantu manusia dalam kehidupan bersosialisasi. Perilaku berakhlak dapat ditanamkan dari mulai anak-anak dengan diajarkannya sikap jujur, bertanggung jawab, semangat kebangsaan, tidak sombong,dan masih banyak lagi.
Setelah kita mengerti mengenai apa itu akhlak,diharapkan pembaca dapat menerapkan perilaku berakhlak dalam kehidupan sehari-hari, bayangkan jika semua orang dapat menerapkan perilaku berakhlak pasti kehidupan akan menjadi aman dan damai, diri kita juga selalu senantiasa berada di jalan Allah SWT, karena ketika kita akan melakukan suatu perbuatan tercela maka kita akan ingat dengan Allah SWT dan selalu ingat dengan dosa-dosa.
Penulis: Dhian Salsabila




