LPPI UMP Gelar Sosialisasi Pedoman Integrasi Ilmu dan AIK dalam Pembelajaran

Purwokerto – Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Pembukaan Sosialisasi Pedoman Integrasi Ilmu dan Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) dalam Pembelajaran pada Kamis, 9 Juli 2026, bertempat di Ruang F.1.04 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMP. Kegiatan ini menjadi langkah strategis UMP dalam memperkuat implementasi nilai-nilai AIK ke dalam proses pembelajaran di seluruh program studi.

Acara pembukaan dihadiri oleh Ketua LPPI UMP, Dr. Asep Daud Kosasih, bersama Tim Lembaga Pengembangan Akademik (LPA) UMP, Dr. Onok Yayang Pamungkas. Peserta kegiatan terdiri atas para ketua program studi (kaprodi) dan dosen dari seluruh program studi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Dalam sambutannya, Ketua LPPI UMP, Dr. Asep Daud Kosasih, menegaskan bahwa integrasi ilmu dan AIK merupakan salah satu ciri khas pendidikan tinggi Muhammadiyah yang harus diwujudkan secara nyata dalam setiap proses pembelajaran. Menurutnya, dosen tidak hanya bertugas mentransfer pengetahuan sesuai bidang keilmuan, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan sehingga mampu membentuk lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter Islami, serta memiliki integritas moral.

Sementara itu, Dr. Onok Yayang Pamungkas menjelaskan bahwa pedoman integrasi ilmu dan AIK disusun sebagai acuan bagi dosen dalam merancang, melaksanakan, hingga mengevaluasi pembelajaran berbasis integrasi. Kehadiran pedoman ini diharapkan mampu menciptakan keseragaman implementasi di seluruh program studi sekaligus mendukung peningkatan mutu akademik yang sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Sosialisasi ini menghadirkan pemaparan mengenai konsep dasar integrasi ilmu dan AIK, strategi implementasi dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS), metode pembelajaran yang relevan, serta contoh-contoh penerapan integrasi pada berbagai disiplin ilmu. Selain sesi penyampaian materi, peserta juga mengikuti diskusi interaktif untuk membahas tantangan dan praktik baik dalam mengintegrasikan nilai-nilai AIK ke dalam pembelajaran sesuai karakteristik masing-masing program studi.

Kegiatan ini memiliki urgensi yang tinggi di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat. Perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki landasan spiritual, etika, dan nilai-nilai keislaman yang kuat. Melalui pedoman integrasi ilmu dan AIK, UMP berupaya memastikan bahwa setiap proses pendidikan mampu menghadirkan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, pengembangan karakter, dan penguatan nilai-nilai Islam berkemajuan sebagai identitas Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Melalui pelaksanaan sosialisasi ini, LPPI UMP berharap seluruh kaprodi dan dosen memiliki pemahaman yang sama mengenai implementasi pedoman integrasi ilmu dan AIK, sehingga dapat diterapkan secara konsisten dalam proses pembelajaran. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas pendidikan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto sekaligus menghasilkan lulusan yang unggul, berakhlak mulia, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (byu)