Training Of Trainer Tim Pemulasaraan Jenazah Tingkat PCM Se-PDM Banyumas

         ACARA TOT Pemulasaraan Jenazah yang diadakan di aula Abu Dardiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Banyumas dilaksanakan pada hari ahad, 3 November 2024 M / 1 Jumadil Awwal 1446 H. pada sambutan yang di sampaikan oleh Ust Asep DK selaku Ketua LPPI UMP beliau menyampaikan bahwa “ketua PDM Kabupaten Banyumas Yakni Bapak Johar memiliki keinginan Muhammadiyah bukan hanya mendampingi anggota dan simpatisan Ketika sehat menjalani kehidupan dengan menggunakannya untuk beribadah kepada allah, tapi  Muhammadiyah mendampingi keluarganya pada fase peralihan kehidupan dari kehidupan di dunia hingga ke kehidupan alam barzah, transisi itu terjadi melalui proses kematian. Karena menurut muqodimah AD (Anggaran Dasar) Muhammadiyah, kehadiran Muhammadiyah ingin mengantarkan warga ke pintu gerbang surga Jannatun Naim”.

          Pada acara TOT Pemulasaraan jenazah yang diadakan majelis tabligh, majelis tarjih dan majelis tajdid yang berkolaborasi dengan LPPI UMP atas dasar keinginan Ketua PDM Banyumas dihadiri oleh perwakilan PCM, PCA, se Banyumas yang bertujuan untuk melatih para calon pelatih yang nantinya akan melakukan pendampingan terhadap keluarga, warga dan simpatisan Muhammadiyah dimasing-masing ranting Ketika menghadapi masa transisi kehidupan. Pendampingan keluarga pada acara kali ini yang dimaksud ialah pendampingan kepada keluarga yang sedang sakit, kritis menghadapi kematian, selain melakukan pendampingan acara TOT Pemulasaraan jenazah juga melatih bagaimana cara melakukan penanganan terhadap jenazah. Dan acara TOT Pemulasaraan Jenazah dibuka oleh ketua PDM Banyumas bapak Johar.

Pada materi yang di sampaikan oleh ust Mintaraga Eman Surya, beliau menjelaskan tentang susunan tim pengurus kematian dan tugas pokoknya, berikut susunan tim dan tugas nya:
1. Tim Humas : bertugas mengurus Proses dari awa kematian dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kematian.

  • Mencari/menerima informasi orang sakit keras dan menjelang kematian.
  • Berkoordinasi dengan tim seremonial dan pendampingan jamaah untuk mengirim tim pendampingan orang sakit/sakaratul maut
  • Berkoordinasi dengan keluarga, pemerintah desa, kayim/tim kematian setempat, rumah sakit, kuburan, PCM-A/PRM-A, dll
  • Mengurus dokumen administrative seperti pengurus akta kematian, izin penguburan, dan dokumen legal lainnya dan memastikan bahwa semua dokumen yang diperlukan diurus dengan benar dan tepat waktu.
  • Menjemput dan mengantar jenazah dari rumah sakit, rumah duka atau tempat persemayaman lainnya dengan hati hati dan penghormatanyang tinggi terhadap jenazah, serta harus sesuai dengan protocol Kesehatan dan keselamatan yang berlaku.
  1. Tim Perawatan Jenazah : Bertugas mengurus proses memandikan dan mengkafani.
  • Menyiapkan kain kafan dan menatanya
  • Berkoordinasi dengan keluarga tentang siapa yang akan memandikan dan mengatur proses memandikan jenazah
  • Berkoordinasi dengan tim seremonial dan pendampingan jamaah
  1. Tim Perlengkapan : Bertugas mengadakan dan menyiapkan semua perlengkapan kematian ( Tempat pemandian dan Jenazah, paket memandikan jenazah (handuk, sabun, kain, dll) paket kain kafan, tempat mengkafani, perlengkapan di lokasi penguburan, dll )
  2. Tim Pendampingan dan Seremonial : Bertugas mendampingi keluarga, orang yang sakit keras/sakaratul maut, mengatur dan berkordinasi dengan keluarga, tim kematian setempat dan KOKAM/keamanan setempat tentang pelaksanaan shalat jenazah, seremonial pemberangkatan dan penguburan: pendampingan keluarga dalam masa berkabung untuk memberikan dukungan emosional dan konsultasi kepada keluarga yang berduka untuk mengatasi masa-masa sulit setelah kehilangan orang yang mereka cintai.

Dan terakhir adalah penyampaian materi yang di sampaikan oleh Ust Kahar yaitu beliau membahas materi berdasarkan dari HImpunan Putus Tarjih Muhammadiyah dan sekaligus praktek perawatan jenazah.