Sebentar lagi tamu kita yang mulia yaitu bulan Ramadhan akan segera tiba menyapa kita. Tamu terhormat yang datang dengan membawa segudang peluang dan kesempatan emas bagi kita. Kenapa dikatakan demikian? tak lain karena di dalam bulan Ramadhan terkandung kemuliaan dan keistimewaan yang amat besar, yang tak bisa dijumpai pada bulan-bulan lainnya. Nilai ibadah dilipatgandakan, do’a-do’a dikabulkan, dosa diampuni, pintu surga dibuka, sementara pintu neraka ditutup. Ramadhan, tak ubahnya tamu agung yang selalu dinanti-nanti kedatangannya, rugilah orang yang tidak dapat bertemu dengannya, namun akan lebih rugi lagi bagi mereka yang menjumpainya, namun tidak mengambil sesuatu darinya (yakni dengan menggunakannya sebagai moment meningkatkan kualitas ibadah dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT).
Sabtu, 19 Sya’ban 1436 H atau bertepatan dengan 06 Juni 2015 M, telah dilaksanakan Pengajian sekaligus silaturrahmi yang diikuti oleh seluruh Dosen dan Karyawan – UMP, pada pengajian tersebut tema yang disampaikan adalah “Menuai Keberkahan di Bulan Suvi Ramadhan”, dengan pembicara Drs. H. Ahmad Kifni (Badan Pelaksana Harian –UMP), pada kesemapatan itu Pak Kifni, menjelaskan enam belas cara meraih kemengan di Bulan Ramadhan nanti. berikut ke 16 cara tersebut:
- Mengorbankan rindu Ramdhan
- Meluruskan niat dan memancangkan tekad untuk meraih berbagai keutamaan Ramadhan
- Memperhatikan hukum-hukum yang terkait puasa
- Menghindari Bid’ah
- Membuat skala prioritas amalan utama
- Berusaha tilawatil qur’an (membaca Qur’an) sampai khatam (selesai) serta menghafal dan mentadabburinya
- Thalibil ilmi dan menghadiri majlis ilmu
- Shalat tarawih atau qiyamullail sebulan penuh
- Menjauhkan diri dari sebab-sebab yang dapat mendekatkan pada puasa yang sis-sia
- Meningkatkan disiplin dan ketaatan
- Banyak sedekah, zakat, infaq.
- Banyak berdzikir, minta ampun dan berdo’a pada setiap kesempatan
- Berusaha untuk saling menjaga hati, lisan dan sikap perbuatan
- I’tikaf dan gemar ke masjid
- Banyak beramal sholeh dan amalan sunnah
- Makan sahur dan berbuka puasa dengan benar.
Oleh karena itu, kita perlu mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam rangka menyambut bulan yang penuh berkah dan ampunan, sehingga kita dapat memanfaatkanya secara maksimal untuk beribadah mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan demikian, apa yang menjadi tujuan akhir dari puasa ramadhan ini, yakni derajat “Ketaqwaan” dapat kita raih.
Dan untuk peningkatan kualitas Iman dan pengamalan Islam menuju terciptanya probadi dan masyarakat yang damai, islami dan berada dalam naungan ridha dan keberkahan Allah SWT, mari bersama-sama meningkatkan ibadah – ibadah di bulan Sya’ban ini dan mempersiapkan untuk menyambut bulan Suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari.


