LPPI UMP Gelar Workshop Implementasi AIK dalam Pembelajaran

Purwokerto – Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyelenggarakan Workshop Implementasi Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dalam Pembelajaran pada Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di Aula Badiuzzaman, Fakultas Teknik dan Sains UMP.

Kegiatan ini ditujukan bagi seluruh dosen pengampu mata kuliah AIK, Ketua Program Studi, serta Wakil Dekan III sebagai upaya penyelarasan dan persamaan persepsi dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah AIK di lingkungan UMP.

Workshop ini menjadi langkah strategis UMP dalam memperkuat kualitas pembelajaran AIK agar semakin terintegrasi dengan visi kampus sebagai universitas unggul, modern, dan Islami. Melalui forum ini, para peserta diajak memahami kembali standar akademik, substansi keislaman, serta pendekatan pedagogis yang relevan dengan perkembangan mahasiswa masa kini.

Acara ini menghadirkan empat narasumber utama yang memiliki peran strategis dalam pengembangan AIK dan akademik di UMP. Mereka adalah Dr. Asep Daud Khosasih, M.Ag., selaku Ketua LPPI UMP; Dr. Wage, M.Ag., Koordinator Bidang Akademik AIK LPPI UMP; Dr. Ir. Aman Suryadi, M.P., Ketua Lembaga Pengembangan Akademik UMP; serta Ns. Sri Suparti, S.Kep., M. Kep. selaku Kepala Biro Administrasi dan Akademik UMP.

Dalam pemaparannya, Dr. Asep Daud Khosasih menegaskan bahwa AIK bukan sekadar mata kuliah wajib, tetapi ruh pembentukan karakter mahasiswa UMP. RPS AIK harus disusun secara sistematis, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan nilai keislaman yang aplikatif dalam kehidupan kampus dan masyarakat.

Sementara itu, Dr. Wage menyoroti pentingnya keseragaman capaian pembelajaran AIK di seluruh program studi agar tidak terjadi disparitas pemahaman di kalangan mahasiswa. Ia menekankan bahwa penyelarasan RPS menjadi kunci keberhasilan implementasi AIK secara komprehensif.

Dari sisi akademik, Dr. Aman Suryadi memaparkan integrasi standar mutu pembelajaran dengan penguatan nilai AIK, sedangkan Sri Suparti menjelaskan aspek administratif dan teknis penyusunan RPS agar selaras dengan kebijakan akademik universitas.

Workshop berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan penyamaan persepsi antar peserta. Para dosen tampak antusias menyampaikan masukan dan tantangan dalam pengajaran AIK di kelas masing-masing.

Melalui kegiatan ini, LPPI UMP berharap implementasi AIK dalam pembelajaran semakin terarah, seragam, dan berdampak nyata dalam membentuk mahasiswa berilmu, berakhlak, serta berkemajuan sesuai nilai-nilai Muhammadiyah. (byu)