Ibnul Qoyyim Rahimahullah berkata :“Agama itu semuanya adalah akhlaq maka barangsiapa mengunggulimu dalam akhlaq maka ia telah mengunggulimu dalam agama (Madaarijus Shalikhin). Akhlak menempati posisi yang sangat penting dalam Islam Yaitu suatu keadaan yang melekat pada jiwa manusia, yang daripadanya lahir perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa melalui melalui proses pemikiran, pertimbangan, atau penelitian. Jika keadaan tersebut melahirkan perbuatan yang baik dan terpuji menurut pandangan akal dan syara, maka disebut akhlak yang baik. Sebaliknya, jika yang timbul adalah perbuatan yang tidak baik, maka disebut akhlak yang buruk.


