Pendaftaran Test Baca Al Qur'an

INGIN KONSULTASI / BIMBINGAN ?

Connect with us ...

JLIB_HTML_CLOAKING    

STOP INSECURE! LET’S BERSYUKUR!

Sering kali kita merasa tidak percaya diri dengan berat badan, dengan tinngi badan, dengan warna kulit atau dengan banyak hal lainnya. Insecure merupakan istilah dalam ilmu psikologi yang sering dipakai untuk menggambarkan perasaan seseorang tidak aman yang membuat dirinya merasa gelisah, malu, takut, hingga tidak percaya diri.

 Insecure bukanlah suatu hal yang disengaja, Ada banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang menjadi insecure, ada yang berasal dari luar (eksternal) atau dari dalam diri sendiri (internal). Sebagian orang-orang yang insecure berasal dari seseorang yang tadinya berusaha untuk percaya diri, tapi dipatahkan karena omongan orang lain yang menjatuhkan semangat seseorang itulah yang membuat rasa kepercayaan terhadap dirinya sendiri menghilang. Lebih lanjut, Insecure dapat timbul akibat pengalaman diri sendiri yang buruk (trauma), cara pandang yang negatif terhadap diri sendiri, krisis kepercayaan diri akibat dentuman lingkungan sosial atau bisa juga akibat memiliki prinsip perfeksionis yakni menginginkan segala sesuatunya sempurna.

Allah itu menciptakan fisik manusia itu berbeda-beda ada yang wajahnya tirus ada yang chubby, ada yang kulitnya putih ada yang hitam, ada yang badannya  tinggi ada yang badannya pendek, ada yang badannya gemuk ada juga yang kurus, itu semua ialah ketentuan dari Allah dan itu adalah anugrah besar yang sudah seharusnya kita terima dan syukuri. 

Jadi tidak usah memikirkan ”mengapa dia cantik, sedangkan saya tidak. Mengapa dia good looking, sedangkan saya tidak bisa seperti dirinya”. Perlu kita tanamkan dalam diri, bahwa cantik itu bukan cuma tentang fisik, karena kecantikan yang sejati muncul dalam diri seseorang atau yang biasa kita sebut dengan inner beauty. Cantik itu yang penting dari hati, pikiran, dan apa yang kita perbuat (attitude).

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk rupa dan harta kalian, tapi ia melihat hati dan amal kalian.” (HR.Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah).

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk sebaik-baiknya.” (Qs. At Tin 95: 4). Karena sesungguhnya Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk fisik yang sebaik-baiknya. Dan Allah juga membekali manusia dengan akal dan sifat-sifat yang unggul.

Lalu bagaimana cara mengatasi insecure?

  • Mendekatkan diri kepada Allah Swt

Ketika kita mengingat dan menyebut asma Allah hati kita akan terasa jauh lebih tenang.

“Maka ingatlah kepadaku, aku pun akan ingat padamu, bersyukurlah kepadaku, dan janganlah kamu ingkar kepadaku.” (QS. Al-Baqarah: 152)

  • Mensyukuri segala sesuatu yang kita miliki

Terimalah dengan lapang senang hati segala sesuati yang Allah kehendaki untuk kita, yakinlah hal tersebut adalah takdir terbaik dari-Nya. Dan marilah kita bersama-sama memulai belajar dari hamba-hamba Allah yang berhasil dan sukses mengelola hatinya untuk menerima segala kehendak Allah.

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya Allah SWT benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. An-Nahl: 18)

  • Berhenti membandingkan diri dengan orang lain

Membenahi diri dengan dengan membandingkan diri dengan orang lain? Hal itu bukanlah cara yang tepat, justru hal demikian yang dapat memicu kita untuk tidak bersyukur dengan apa yang kita punya dalam diri ini.

  • Mengunakan waktu untuk hal yang bermanfaat dan buatlah diri sendiri menjadi terlalu berharga untuk sekadar dinilai dari fisik.

Berusahalah agar setiap gerak langkah sekecil apapun memiliki manfaat untuk kehidupan. Jika tidak ada manfaatnya, tinggalkanlah secepatnya. “Baiknya keislaman seseorang ialah ia yang meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Pada dasarnya, insecure tumbuh ketika iman kita tengah turun. Sebagai obat atau penawarnya, hendaklah kita dapat mensyukuri banyak hal yang ada pada diri kita. Allah telah memberi balasan bagi mereka yang senantiasa bersyukur, yakni dengan menambah nikmat dan menghapus dosa-dosa hamba-Nya. Maka dari itu, mulai lah belajar mencintai diri sendiri, menerima diri sepenuhnya dan apa adanya, lengkap dengan segala kelebihan maupun kekurangan kita sebagai anugerah Allah yang luar biasa.


Penulis : Bayu Dwi Cahyono

Hubungi Kami

LEMBAGA PENGKAJIAN DAN PENGAMALAN ISLAM
Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Jl. Raya Dukuhwaluh PO BOX 202
Purwokerto 53182
Kembaran, Banyumas
Telp : (0281) 636751, 630463, 63424 ext. 232
Fax  : (0281) 637239