MEMBANGUN KESUKSESAN

Sebagaimana kesuksesan akhirat dinginkan oleh setiap orang beriman , kesuksesan dunia juga menjadi dambaan setiap manusia,termasuk kita semua. Akan tetapi banyak orang mengira bahwa kesuksesan dimulai dengan modal yang besar untuk memulai usaha yang dimiliki. Hal inilah yang kemudian membuat orang dengan sukacita menyambut tawaran kredit dari pihak lain, seperti

bank, renternir, dan lain sebagainya. Padahal bukan masalah modal yang besar yang dapat menyukseskan seseorang itu sendiri, sebaliknya pinjaman dari berbagai pihak juga tidak menjamin kesuksesan seseorang. Malah bisa jadi sebaliknya, menjatuhkan dan akhirnya kehilangan semuanya. Kesuksesan seseorang bukan hanya karena modal finansial besar yang dimiliki. Namun lebih daripada itu seseorang harus memiliki karakter orang sukses. 

Sebagaimana yang difirmankan oleh Allah SWT dalam QS. Ar Ra’d ayat 11, yang artinya:

“Sesungguhnya  Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”

Lantas bagaimana cara kita merubah nasib?

Hal pertama yang harus kita rubah adalah karakter kita, kebiasaan kitadan sikap kita sehari-hari. Kesuksesan itu tidaklah instan, harus ada perjuangan yang hebat , harus melewati jalanan yang berliku. Tidak masalah jika kita mengalami kegagalan, maka yang kita lakukan adalah mencoba lagi dan lagi. Ada beberapa kebiasaan yang harus dimiliki oleh mereka yang ingin sukses, antara lain adalah:

Bangun Awal

Bangun awal adalah hal yang wajib, karena saat kita melakukannya, kita akan jauh lebih siap menghadapi hari. Bahkan jika kita ingin menalaah dari hadist Rasulullah SAW, “Dua raka'at shalat sunnah fajar lebih kucintai daripada dunia seluruhnya” (HR. Muslim no. 725). Sejatinya menurut saya adalah dorongan bagi kita khususnya umat muslim untuk selalu bangun pagi. Bukan hanya untuk mendapatkan kesuksesan akhirat tapi juga kesuksesan dunia.

Beribadah

Tujuan kita diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah. Bukan hanya tentang kewajiban melaksankannya, lebih dari itu, dengan ibadah kita mampu membuat hati kita merasa lebih tenang, lebih tentram sehingga kita mampu melakukan pekerjaan kita dengan lebih baik.

Menuliskan Target Harian

Jika kita menuliskan apa yang harus kita kerjakan untuk hari ini, ini akan membuat kita menjadi lebih disiplin dalam waktu. Kita akan paham tentang jadwal kita hari ini, sehingga hari kita akan lebih teratur dan lebih ringan dalam menjalani hari.

Buatlah Prioritas Masalah

Tentukanlah hal-hal yang perlu kita prioritaskan untuk dikerjakan terlebih dahulu. Kita harus Menyusun mana pekerjaan yang harus dikerjakan dulu, mana yang bisa dikerjakan nanti dan mana yang tidak perlu dikerjakan. Hal ini akan membuat hari kita menjadi lebih produktif, bukan sibuk dengan kegiatan yang tidak penting.

Family Time

Keluarga adalah salah satu prioritas dalam hidup kita yang tidak boleh  kita abaikan.Dengan keluarga  Allah SWT menurunkan sakinah mawaddah wa rahmah atau ketenangan, harapan dan kasih sayang.Bersama keluarga kita akan mendapatkan energi positif, semangat dan suasana hati yang akan lebih baik untuk mengerjakan tugas-tugas kita.

Akhirnya, mari kita bangun kesuksesan kita mulai dari sekarang, mulai dari diri sendiri, merubah hal-hal yang dapat kita rubah. Merubah kebiasaan negative menjadi positif, merubah kekurangan menjadi keunggulan. Ma’ana an najah

 

Penulis : Bayu Dwi Cahyono

Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels