Pendaftaran Test Baca Al Qur'an

INGIN KONSULTASI / BIMBINGAN ?

Connect with us ...

JLIB_HTML_CLOAKING    

Musibah dan Anugerah

Jika mendapat anugerah haruslah menyikapinya dengan bersyukur akan menambah tabungan untuk bekal kehidupan kelak diakherat. Barang siapa bersyukur, InsyaAllah, Allah akan menambah nikmat kepada orang tersebut dan barang siapa kufur sesungguhnya azab Allah sangat pedih. 

 

Musibah pada dasarnya merupakan sesuatu yang begitu akrab dengan kehidupan. Adakah orang yang tidak pernah mendapatkan musibah, tentu tidak ada. Musibah adalah salah satu bentuk ujian yang diberikan Allah kepada manusia.

Musibah adalah sunnatullah yang berlaku atas para hamba-Nya. Dan bukan berlaku pada orang-orang yang lalai dan jauh dari nilai-nilai agama saja. Namun juga menimpa orang beriman.

Diriwayatkan  dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu bahwa Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda :

Tidak ada penyakit, kesedihan dan bahaya yang menimpa seorang mukmin hinggga duri yang menusuknya melain-kan Allah akan mengampuni kesalahan-kesalahannya dengan semua itu.”  (HR. Bukhari).

Jika Allah mencintai suatu kaum maka Dia akan mengujinya dengan cobaan. Barang siapa yang ridha atas cobaan tersebut maka dia mendapat keridhaan Allah dan barang siapa yang berkeluh kesah (marah) maka ia akan mendapat murka Allah.

Apabila seorang hamba bersabar dan imannya tetap tegar maka akan ditulis namanya dalam daftar orang-orang yang sabar. Apabila kesabaran itu memunculkan sikap ridha maka ia akan ditulis dalam daftar orang-orang yang ridha.

Merebaknya pandemik Covid-19 (Coronna Virus Desease 2019) atau lebih familiar di kalangan masyarakat dengan Virus Corona memberikan dampak yang signifikan terhadap tatanan sosial di masyarakat. Pendidikan, ekonomi, perdagangan, hingga kehidupan sosial bermasyarakat mengalami pergeseran atas mewabahnya Covid-19 di bumi pertiwi.

Muncul hashtag/tagar yang kian hari semakin viral di media sosial yaitu #workfromhome, anjuran pemerintah dalam pembatasan sosial dimulai dengan adanya peraturan untuk melakukan pekerjaan secara online dirumah.

Banyak yang mengeluhkan hal tersebut, terutama di tatanan sosial terkecil keluarga terkait proses kegiatan akademik putra/putrinya. Kegiatan belajar dirumah menuntut orang tua ikut serta secara kooperatif memantau proses belajar putra/putrinya. Keluhan mulai bermunculan namun apakah orang tua mulai lupa? Salah satu Hak anak adalah mendapatkan pendidikan. Pendidikan tidak hanya terjadi di Sekolah, melainkan pula dirumah.

Setiap anak terlahir di atas fitrah yang suci. Kedua orang tuanya sebagai peletak batu dasar pertama pendidikannya, sangat berperan dalam mengantarkannya kepada kehidupan yang baik ataupun yang buruk (dengan izin Allah subhanahu wa ta’ala). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

“Tidaklah seorang anak dilahirkan kecuali di atas fitrah yang suci. Hanya saja kedua orang tuanya yang berperan menjadikannya seorang Yahudi, Nasrani, dan Majusi. Layaknya seekor hewan ternak yang melahirkan anaknya dalam keadaan sempurna fisiknya, apakah kalian melihat pada tubuhnya bagian yang terputus?” (HR. al-Bukhari no. 1358 dan Muslim no. 2658 dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu)

Setiap orang tua bertanggung jawab terhadap tumbuh kembang anaknya baik yang bersifat jasmani maupun rohani. Oleh karena itu, di samping kebutuhan jasmani yang harus dipenuhi secara optimal, demikian pula kebutuhan rohaninya; akidah, ibadah, akhlak, dan manhaj. Bahkan itulah yang semestinya lebih diutamakan.

Sudah seharusnya setiap musibah kita ambil sebuah hikmah darinya. Bekerja dirumah dan belajar dirumah menjadi sebuah muhasabah dari sebuah musibah. Yang semula jauh karena aktifitas, kini lebih dekat dirumah, yang semula terpisah, kini tercurah kasih dan saying untuk yang tercinta. Marilah bersama kita melihat setiap musibah sebagai anugrah yang mampu menggugurkan setiap khilaf dan salah yang telah kita perbuat.

Hubungi Kami

LEMBAGA PENGKAJIAN DAN PENGAMALAN ISLAM
Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Jl. Raya Dukuhwaluh PO BOX 202
Purwokerto 53182
Kembaran, Banyumas
Telp : (0281) 636751, 630463, 63424 ext. 232
Fax  : (0281) 637239