Tegakkan Aqidah untuk Kehidupan Islami

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) tidak hentinya menggaungkan sebagai kampus yang unggul, modern, dan Islami. Melalui Lembaga Pengembangan dan Pengkajian Islam (LPPI) UMP menyelenggarakan Kajian Rutin untuk Dosen dan Karyawan. Bertempat  di Masjid KH. A. Dahlan UMP pada 13 Januari 2017 kajian tersebut mengangkat tema “Perang Aqidah: Akar Problematika Ummat Masa Kini". Pada Kesempatan ini, sebagai pembicara Buya H. Muhammad Alfis Chaniago.

 

Pihaknya juga menjelaskan bahwa mati dalam perang aqidah akan berbeda dengan matinya orang yang berperang secara konvensional tanpa diniatkan jihad di jalan Allah. Seperti yang dilakukan oleh para pendahulu bangsa Indonesia, yang rela berperang hanya menggunakan bambu runcing untuk mengusir penjajah yang mayoritas adalah orang yang tidak berperikemanusiaan. "Jika saat ini di Indonesia, masyarakar tidak peduli untuk berjuang menegakan agama Islam maka Tidak mustahil di  NKRI ini agama Islam akan pamit," ungkap Buya H. Muhammad Alfis Chaniago.

 

Namun jika umat Islam di NKRI mau bersama-sama memerangi penjajah aqidah umat Islam maka Islam akan berjaya di NKRI. Upaya untuk menegakan Islam dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat di Indonesia. Seperti yang telah dilakukan oleh UMP yang mana sudah membudayakan perilaku Islami untuk seluruh civitas akademik. "Saya senang datang ke UMP, karena di UMP saya menderang bahwa setiap waktu sholat UMP disiplin untuk memberikan ruang beribadah kepada civitasnya," Jelas Buya H. Muhammad Alfis Chaniago.

 

Menurutnya selain disiplin dalam menegakkan waktu sholat, upaya yang dilakukan oleh UMP untuk membangun aqidah Islam kepada civitas akademik yakni dengan menegakkan prinsip Ekonomi Islam. Seperti tersedianya UMP Mart yang menyadiakan kebutuhan sehari-hari tanpa mengedapankan keuntungan sepihak. "Saudara jangan biarkan praktek jual-beli yang tidak sesuai dengan ajaran Islam,” tutup Buya H. Muhammad Alfis Chaniago. (sls)