Rektor UMP Resmikan PESMAKA KH. Abu Dardiri UMP

Rektor UMP meresmikan Grand Launching PESMAKA (Pesantren Mahasiswa Kader) KH. Abu Dardiri UMP yang lokasinya berada di area belakang kampus 1 UMP, Sabtu (30/9/2017). Peresmian  dilakukan secara simbolis ditandai dengan pengguntingan pita oleh Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH.

Dalam sambutannya, rektor UMP Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH. mengatakan bahwa nama pesantren kader mahasiswa UMP adalah Pesmaka KH. Abu Dardiri.Beliau adalah pendiri dan tokoh awal Muhammadiyah di Purwokerto, dan tokoh nasional yang ikut menginisiasi berdirinya Kementerian Agama Indonesia. Rektor mengharapkan pemilihan nama KH. Abu Dardiri dapat menginspirasi kita untuk mengingat dan meneladani perjuangan beliau sebagai orang yang mempunyai pemikiran terdepan di Indoesia sejak awal abad ke-20. Beliau memimpin Muhammadiyah semenjak masih di Pubalingga tempat asal beliau, berkiprah dan mengembangkan dakwah di purbalingga. Lalu beliau pindah ke Purwokerto, berdakwah di Purwokerto dan memimpin perjuangan Muhammadiyah di Purwokerto. Sampai kemudian beliau menjadi tokoh nasional yang turut mendirikan Kementerian Agama di Republik Indonesia

 

“Para mahasantri diharapkan mengembangkan Islam yg menjadi faham kita bersama yakni faham Muhammadiyah. Selain itu kader Pesmaka harus mengetahui kondisi politik kita, jangan sampai ada kader yang buta politik, sehingga kita tidak sampai menjadi korban dari politik.” tuturnya.

SekretarisJenderal Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengemukakan bahwa kita sebagai umat Islam harus mampu memajukan bangsa dalam berbagai bidang, baik dalam dakwah, pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi umat dan lain-lainnya. Jangan sampai kita umat Islam menjadi korban kepentingan ekonomi yang tidak berpihak kepada umat Islam. Selain itu kita harus bisa menjaga dan menegakkan keislaman di bumi Indonesia ini, jangan sampai umat Islam tidak kuat, tidak solid, tidak mandiri, baik secara ekonomi, politik, pendidikan, kesehatan dan lain-lainnya.

Sementara itu ketua BPH UMP, Drs. H. Ahmad Kifni menuturkan berdirinya pesantren mahasiswa seperti ini sangat ditunggu oleh persyarikatan Muhammadiyah, sebagai organisasi dakwah Islam amar ma'ruf nahi mungkar yang harus mempersiapkan kader kadernya untuk melanjutkan perjuangan umat Islam saat ini dan di masa yang akan datang. Selain itu berdirinya pesantren mahasiswa ini merupakan jawaban terhadap umat Islam, bahwa pesantren bukan hanya milik organisasi tertentu. Muhammadiyah juga mampu memiliki dan mengelola pesantren dengan baik dan maju, sehingga masyarakat dan para orang tua bisa menitipkan dan mempercayakan pendidikan anaknya di pesantren-pesantren milik persyarikatan Muhammadiyah yang semakin berkembang maju dan pesat di berbagai tempat. BegitupulaUMP sebagai Universitas Muhammadiyah juga memiliki pesantren untuk menggembleng mahasiswa/i nya menjadi kader-kader yang unggul, modern dan islami. Semoga PESMAKA bisa menyukseskan para mahasantrinya dan menentramkan para orang tua mahasantri yang menitipkan dan mempercayakan pendidikan anak-anaknya di PESMAKA. Salah satu ciri Pendidikan Pesantren adalah pendidikan yang istiqomah (konsisten dan senantiasa) dan mudawamah (berkesinambungan dan terus menerus) yang harus selalu dijaga dan dipertahankan di Pesmaka baik oleh para mahasantri maupun para ustadz.

“ BPH sangat menyambut baik kehadiran Pesmaka, sangat berbahagia, dan sangat berharap Pesmaka akan melahirkan kader kader yang Islami dan Indonesiawi. Artinya Pesmaka sanggup melahirkan kader-kader yang memahami, mencintai, mempedomani, dan memperjuangkan Islam dan Indonesia. Mari kita syukuri, kita jaga, semoga dengan berdirinya Pesmaka ini akan membawa kemanfaatan, keberkahan, dan kejayaan bagi semua, di dunia dan akhirat.” Tutur Pak Kifni.

 

Para Hadirin Grand Launching PESMAKA


       

      Kamar Mahasiswa Pesmaka